Work-A-hope-IT (then, work-a-holic)
Mood: learning, thought, smile in plain, bangkit dari kubur keterpurukan
Dulu cita-cita gw pengen jadi duta besar
Dengan alas an pengen keliling dunia…
Kenapa pengen keliling dunia???
Coz zaman gw SD, gw lagi soccer freak dan berharap bertemu dengan Dino Bagio and pemaen bola laen from Europe (beuuuhhh, anak kecil is makhluk polos paling lucu sedunia,,hehe (gw apalagi))…
Berhubung orang tua gw seorang pada umumnya, beliau langsung menentang. Musti jadi dokter!!!
Alasannya ya pasti: duit banyak, terpandang, dihargai orang.. (owhh rueleeeeeeeeeeeeeH????)
Sebagai anak baik dan taat (tapi ga gitu pinter), gw menurut saja harapan orang tua gw, gw belajar untuk jadi dokter,,,tapi ya itu, GA GITU PINTER, lewat lah gw di UMPTN kedokteran UNPAD..
Fast Forward………….
Gw sekarang bekerja sebagai seorang guru.. type keluarga gw banget lah, turunan guru…
Pekerjaan yang sebelumnya gw kerutkan dahi kalau mendengar kata ‘ MENGAJAR’
Tapi ternyata banyak hal bisa gw sukuri dari pekerjaan ini… even gaji ga gede, tapi terpandang dan dihargai banyak orang gw dapet (huahaha,,gila harkat boooo..)…
Tapi ada lagi yang paling gw sukuri,, dengan pekerjaan ini gw merasa memiliki tanggung jawab , gw merasa memiliki sesuatu yang bisa membuat gw marah, membuat gw tersenyum, kadang terharu biru, karena gw punya sejumlah pasukan yang siap sedia membuat hati gw tertawa dalam haru…
Ada masa dimana, gw diberi suatu ujian oleh Allah…
Bulan September 2008 dirasa sebagai bulan kehilangan..
gw kehilangan orang yang gw sayang, gw kehilangan kendali diri (so, I do like Idiotique in the middle of Asylum ,,JANGAN SAMPAI TERULANG YA, PERDINA!!!),
dan yang paling parah, gw kehilangan RASA PERCAYA DIRI (sampe tiap hari berpikir, apa gw ga layak hidup? Apa gw segitu parah? Apa gw ga layak buat dapat cinta?) setiap kali sembuh, setiap kali tak berpikir, setiap kali gw merasa Im not worth to walk in the earth,,,
dan disinilah peran my army alias para mahasiswa gw..
setiap hari ada sms masuk yang bilang
‘saya ngefens sama ibu, coz ibu ngajarnya anak muda banget’..or..
‘ibu lagi ngapain? Saya mau mudik? Mau dibawain oleh2 ga?’ atau
‘ibu kok ga ikut buka puasa bareng kita sih?’ dan..
‘ibu selamat buka puasa. Salam dari anak-anak’…………………………………….
SMS sederhana dan membuat gw bisa bangkit dari kubur, dari keterpurukan…
Mereka dengan tersirat menyampaikan pesan, GA ADA MASALAH DENGANMU WAHAI WANITA BERNAMA PERDINA, KAMUDIBUTUHKAN, KAU DISENANGI….(point of view pribadi, but WTF, I like this kind of POV)
SMS yang bisa membuat gw kembali jalan dimuka bumi dengan tertawa puas, lebar dan siap menyambut tantangan lain yang lebih berat lagi…
Gw belajar dari mereka, gw membuat mereka belajar, kita sama-sama bodoh, kita sama-sama berusaha menjadi pintar, dan yang lebih indah kita sama-sama menjalani proses belajar ini dengan saling mendukung…
Indahnya…<3
Keindahan ini mungkin tak gw dapet kalo gw jadi Dubes atau jadi dokter,,,so I love my job, and I love this life……………………


1 comments:
Memang tak perlu gelar tuk liat seseorang itu pintar..tak hanya body seperti gitar yg bisa bikin hati orang itu tergetar..hidup itu memang hanya pantas untuk orang-orang sadar akan adanya rencana Allah SWT. Maju tak gentar my sistar;)
Post a Comment