We can plan a pretty picnic, but we can't predict the wheather (so prepare for the umbrella)
mood: sok-sokan jadi pemikir
mood: sok-sokan jadi pemikir
preety picnic???
identic dengan nice food, happy peps, cuaca indah, hangat, dan tawa ceria..
saya yakin semua berharap, mendapatkan picnic yang indah, tapi semua rencana piknik indah bisa ga berjalan karena cuaca...
kejadian neh waktu liburan kemaren, me and my family rencana ke puncak dengan seabreg rencana dan persiapan disegala lini. dari mulai masalah logistic ampe masalah fisik..dengan tekad membara, all is wrap..and we hope for pretty picnic..
Vice versa....
perencanaan sempurna, but pelaksanan ga begituh..
dimulai dari over logistic, pada sakit, ujan gede, ampe macet bikin stres
semua rencana yang sempurna, ternyata dalam pelaksanaan jauh dari apa yang direncanakan..
dilain pihak..(beuuuh), saya baru liat dua felm, yang sesuai dengan tema kali ini...
We can plan a pretty picnic, but we can't predict the wheather.... yaitu:
1. Laskar Pelangi
ceritanya: si Lintang yang pinter, juara cerdas cermat, dan nyaris mengalahkan dunia, ternyata ga bisa terus sekolah karena ayahnya meninggal, dan dia harus bertanggungjawab untuk adik-adiknya
2. Sex and the city
ceritanya: Carry yang akan menikah dengan persiapan segala rupa, gaun indah, tempat indah, di organize oleh WO paling yahud se New York, kedua mempelai bahagia menyambut pernikahannya,,everything is so damn perfect...tapi......
di hari pernikahannya, di saat semua tamu sudah datang, pengantin wanita udah dress to kill banget, taunya.. penganten pria ga dateng dengan alasan ga yakin...
menurut saya sih ini salah satu kata lain dari : kita bisa merencanakan sesuatu dengan sangat sempurna, tapi kita ga bakal tau apa yang akan terjadi...dengan kata lain pula semua yang kita pikir baik untuk kita, belum tentu menurut Tuhan...
analogically:
dulu sebelum dapet kerja yang sekarang, saya sempet ga diterima dimana-mana, termasuk saat saya dapet test di Unisba..sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit hatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii,,, sakit hati dan sangat sakit hati..
tapi ternyata saya bisa diterima di unjani..yang well, lumayan..kalo boleh dibanding2kan..
kalo aja saya keterima di unisba, saya cuman jadi bagian lab,,yang which is cuman nungguin lab, nyiapin peralatan buat praktikum, dsb..sementara di unjani, saya bisa jadi pengajar, dapet tawaran lanjut kuliah, penelitian dibiayai, artinya saya bisa berkembang lebih jauh..
coba kalo saya keterima di Unisba dulu, mungkin saya ga bisa dapet Unjani..
everything bad not the worst...saya yakin dengan kata2 itu..segala sesuatu yang tampak buruk ga jadi yang terburuk...
intinya: kita berencana sesempurna apapun, kalo menurut Tuhan belum yang terbaik maka rencana ituh ga akan berjalan dengan baik a.k.a gagal..
pada saat kita mengalami akan terasa sakit, tapi dikemudian hari pada saat kita dapet sesuatu yang lebih dari apa yang kita ingin dulu, kita bisa bersukur...
kita musti yakin dengan Allah is the true planner...dan saya percaya...
the bottom line of it are rencana penting, agar semua yang kita lakukan bisa lancar..tapi kalo gagal, thats not big a deal, karena kita akan mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang kita rencanakan, asalkan kita bisa handle of of it with a big heart and big mind..intinya ikhlas dan mikir...
the moral of it is: We can plan a pretty picnic, but we can't predict the wheather, so prepare the umbrella... kita bisa merencankan piknik yang indah, tapi kita ga bisa memprediksi cuaca, siapin aja payung... kita bisa merencanakan sesuatu dalam hidup, tapi kadang rencana kita gagal, maka siapin aja penangkal untuk membuat semua 'kegagalan' itu menjadi berkah di kemudian hari....
NB: Kata Joker di Dark Knight:
You know what I noticed? Nobody panics when things go "according to plan"…even if the plan is horrifying. If tomorrow I told the press that, like, a gang-banger will get shot, or a truck load of soldiers will be blown up, nobody panics...because it's all part of the plan. But when I say that one little old mayor will die…[voice rises hysterically] well, then everyone loses their minds!.....
NB 2: NGEMENG APA SEEEH GW???????
identic dengan nice food, happy peps, cuaca indah, hangat, dan tawa ceria..
saya yakin semua berharap, mendapatkan picnic yang indah, tapi semua rencana piknik indah bisa ga berjalan karena cuaca...
kejadian neh waktu liburan kemaren, me and my family rencana ke puncak dengan seabreg rencana dan persiapan disegala lini. dari mulai masalah logistic ampe masalah fisik..dengan tekad membara, all is wrap..and we hope for pretty picnic..
Vice versa....
perencanaan sempurna, but pelaksanan ga begituh..
dimulai dari over logistic, pada sakit, ujan gede, ampe macet bikin stres
semua rencana yang sempurna, ternyata dalam pelaksanaan jauh dari apa yang direncanakan..
dilain pihak..(beuuuh), saya baru liat dua felm, yang sesuai dengan tema kali ini...
We can plan a pretty picnic, but we can't predict the wheather.... yaitu:
1. Laskar Pelangi
ceritanya: si Lintang yang pinter, juara cerdas cermat, dan nyaris mengalahkan dunia, ternyata ga bisa terus sekolah karena ayahnya meninggal, dan dia harus bertanggungjawab untuk adik-adiknya
2. Sex and the city
ceritanya: Carry yang akan menikah dengan persiapan segala rupa, gaun indah, tempat indah, di organize oleh WO paling yahud se New York, kedua mempelai bahagia menyambut pernikahannya,,everything is so damn perfect...tapi......
di hari pernikahannya, di saat semua tamu sudah datang, pengantin wanita udah dress to kill banget, taunya.. penganten pria ga dateng dengan alasan ga yakin...
menurut saya sih ini salah satu kata lain dari : kita bisa merencanakan sesuatu dengan sangat sempurna, tapi kita ga bakal tau apa yang akan terjadi...dengan kata lain pula semua yang kita pikir baik untuk kita, belum tentu menurut Tuhan...
analogically:
dulu sebelum dapet kerja yang sekarang, saya sempet ga diterima dimana-mana, termasuk saat saya dapet test di Unisba..sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit hatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii,,, sakit hati dan sangat sakit hati..
tapi ternyata saya bisa diterima di unjani..yang well, lumayan..kalo boleh dibanding2kan..
kalo aja saya keterima di unisba, saya cuman jadi bagian lab,,yang which is cuman nungguin lab, nyiapin peralatan buat praktikum, dsb..sementara di unjani, saya bisa jadi pengajar, dapet tawaran lanjut kuliah, penelitian dibiayai, artinya saya bisa berkembang lebih jauh..
coba kalo saya keterima di Unisba dulu, mungkin saya ga bisa dapet Unjani..
everything bad not the worst...saya yakin dengan kata2 itu..segala sesuatu yang tampak buruk ga jadi yang terburuk...
intinya: kita berencana sesempurna apapun, kalo menurut Tuhan belum yang terbaik maka rencana ituh ga akan berjalan dengan baik a.k.a gagal..
pada saat kita mengalami akan terasa sakit, tapi dikemudian hari pada saat kita dapet sesuatu yang lebih dari apa yang kita ingin dulu, kita bisa bersukur...
kita musti yakin dengan Allah is the true planner...dan saya percaya...
the bottom line of it are rencana penting, agar semua yang kita lakukan bisa lancar..tapi kalo gagal, thats not big a deal, karena kita akan mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang kita rencanakan, asalkan kita bisa handle of of it with a big heart and big mind..intinya ikhlas dan mikir...
the moral of it is: We can plan a pretty picnic, but we can't predict the wheather, so prepare the umbrella... kita bisa merencankan piknik yang indah, tapi kita ga bisa memprediksi cuaca, siapin aja payung... kita bisa merencanakan sesuatu dalam hidup, tapi kadang rencana kita gagal, maka siapin aja penangkal untuk membuat semua 'kegagalan' itu menjadi berkah di kemudian hari....
NB: Kata Joker di Dark Knight:
You know what I noticed? Nobody panics when things go "according to plan"…even if the plan is horrifying. If tomorrow I told the press that, like, a gang-banger will get shot, or a truck load of soldiers will be blown up, nobody panics...because it's all part of the plan. But when I say that one little old mayor will die…[voice rises hysterically] well, then everyone loses their minds!.....
NB 2: NGEMENG APA SEEEH GW???????


5 comments:
Kalo Lisa punya pendapat "Milikilah cita2 setinggi langit, tapi siapkan juga sesuatu yg empuk di tanah (bantal kek, kasur kek). Jadi kalo jatuh gak akan terlalu sakit nantinya." sama gak ya?
hehehehe...
sama ajah,,hehe...cuman beda analoginya,,,hehe
Yup..that's the real rule of life, intinya mesti Lillahita'ala kl melakukan sesuatu:D
After we make a detail plan,the next thing we do is to act according to the plan and hope for the best but don't forget! we also have to prepare for the worst.
The difficult thing is, when things aren't going as we plan it,we often handle it in a morronic way. We tend to dwell in despair and blame everything for the failure.
Lucky for those who handles failure well and learn from their mistakes.
ahhh, aq kok ga pernah bisa yah bikin plan yg super tepat. dan malas juga kayanya teh saya bawa2 payung kemana. mending huhujanan da sayah mah..
kalau kasur, biasanya entah kenapa ahirnya selalu kalian yg bisa jdi kasur saya. teman2 super payung, dan super kasur.
Post a Comment